Cara Install Software Yang Benar & Aman Agar Terhindar Dari Bundleware

Ada banyak aplikasi yang didalam installernya berisi bundleware. Kalau tidak teliti dalam menginstall aplikasi, akibatnya bundleware juga akan turut terinstall. Bundleware biasanya berisikan program-program tertentu yang tidak ada kaitannya dengan aplikasi yang diinstall.

Sebagai contoh, aplikasi Any Video Converter. Saat instalasi, aplikasi tersebut mengakses internet untuk menyajikan bundleware yang bervariatif. Salah satu bundleware yang ditawarkannya adalah aplikasi Quick Capture. Kalau kita asal klik, nantinya yang terinstall tidak hanya Any Video Converter tapi juga Quick Capture.

Ada juga aplikasi berisi bundleware yang berusaha membajak halaman depan browser, jadi jangan heran kalau mendadak ada halaman website tertentu yang selalu terbuka setiap kali browser dijalankan.

Apakah aplikasi yang mengandung bundleware pasti buruk? Tidak. Contohnya, Freemake Video Converter. Bahkan beberapa antivirus populer juga berisi bundleware.



Bagi yang sering melakukan instalasi, mungkin menghindari bundleware sudah bukan masalah lagi. Berbeda halnya dengan user yang masih belum tahu, yang tidak teliti, atau yang tidak paham bahasa yang digunakan di dalam installer.

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk mencegah terinstallnya bundleware:

  • Matikan koneksi internet terlebih dulu sebelum install aplikasi.
  • Perhatikan secara teliti apa yang akan diklik. Baca informasi yang tertera secara cermat. Jika tidak paham bahasa yang digunakan di dalam installer, rajin-rajinlah membuka kamus.
  • Selalu pilih mode Custom saat instalasi.



  • Pilih versi portabel jika tersedia.
  • Jangan lupa untuk selalu mengupdate aplikasi anti-virus dan anti-spyware yang anda miliki.
  • Kalau masih ragu-ragu, googling. Cari tahu apakah aplikasi tersebut berisi bundleware.

Sebagai alat bantu untuk mendeteksi bundleware, banyak yang menyarankan memakai unchecky. Silahkan dicoba bagi yang tertarik.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar