Cara Menggunakan CCleaner Terbaru Untuk Mengatasi Lemotnya Laptop & PC

CCleaner merupakan aplikasi multi-fungsi populer yang dapat membersihkan file, mengoptimalkan registry, menguninstall aplikasi dan masih banyak lagi.

Meskipun multi-fungsi, CCleaner memiliki ukuran yang relatif kecil. Selain itu, tersedia pula CCleaner edisi portabel. Dengan memakai edisi portabelnya, kita bisa menggunakan CCleaner tanpa harus menginstallnya terlebih dahulu.

Kebanyakan fungsi CCleaner ditujukan untuk satu hal, yaitu untuk menjaga performa PC atau laptop agar tidak lemot. Namun demikian, perlu dicatat disini bahwa menggunakan CCleaner tidak menjamin masalah lemot komputer akan langsung lenyap karena bisa saja disebabkan oleh faktor lain seperti hardware yang bermasalah.

Berikut ini akan dipaparkan bagaimana cara menggunakan CCleaner selengkap mungkin.

Catatan: CCleaner yang digunakan disini adalah CCleaner v5.20.5668 yang merupakan versi terbaru pada saat artikel ini ditulis.

Bagi yang belum memiliki CCleaner, saya sarankan untuk mengunduh versi portabelnya di sini: https://www.piriform.com/ccleaner/builds

ccleaner 32-bit dan 64-bit

Setelah mengunduh, ekstrak isinya ke dalam sebuah folder. Didalamnya ada 2 versi CCleaner. Bagi yang paham Windows 32 dan 64 bit, silahkan pilih CCleaner yang sesuai. Bagi yang tidak, pilih saja yang CCleaner.

MENU CCLEANER


Fungsi CCleaner terbagi menjadi empat menu yang bisa dilihat di sidebar kiri:

menu ccleaner

1. CLEANER untuk membersihkan Windows dari junk file (pengertian dari junk file bisa dibaca di bawah)
2. REGISTRY untuk membersihkan registry dari junk file
3. TOOLS yang berisi berbagai macam fitur tambahan
4. OPTIONS yang memuat settingan aplikasi CCleaner

CARA MENGGUNAKAN CCLEANER


1. Memakai CCleaner untuk membersihkan junk file.

Junk file disini maksudnya adalah file-file sampah seperti file temp, sisa-sisa file yang tertinggal setelah menguninstall aplikasi tertentu dan semacamnya.

Karena jumlah item yang bisa dihapus sangat banyak, saya berikan tips praktisnya saja.

Begitu CCleaner dijalankan, menu Cleaner akan otomatis terbuka. Menu ini terbagi lagi menjadi 2 tab: Windows dan Application.

menu cleaner pada ccleaner

Untuk tab Windows, cari pilihan "Thumbnail Cache" dan pastikan tidak dalam kondisi tercentang, khususnya buat yang punya folder berisi ratusan atau bahkan ribuan gambar dan video.

Kalau tercentang, maka item tersebut akan turut dibersihkan. Akibatnya, seluruh thumbnail akan dimuat ulang ketika Windows Explorer dibuka. Jadi thumbnail tidak akan langsung tampil seperti biasanya.

Untuk tab Application, cari item "Internet Cache" dan pastikan tidak dalam kondisi tercentang. Cache sangat penting untuk mempercepat membuka kembali situs-situs yang sudah pernah dikunjungi. Untuk penjelasannya bisa dibaca di sini.

Selain itu, cari juga item "Saved Password" dan pastikan tidak tercentang agar password yang tersimpan di browser tidak terhapus.

Untuk item-item lainnya, biarkan saja seperti apa adanya.

Nah, berikutnya klik tombol [Analyze] untuk melakukan proses pemeriksaan. Tunggu beberapa saat sampai munculnya rincian seluruh file yang akan dihapus.

Lalu klik tombol [Run Cleaner] untuk melakukan pembersihan.

Akan muncul peringatan bahwa file-file sampah yang terdeteksi akan dihapus permanen. Klik tombol [OK] untuk mengkonfirmasi sekaligus untuk memulai proses pembersihan.

konfirmasi penghapusan file

Catatan: Proses pemeriksaan (analyze) bisa dilewati. Jadi langsung klik tombol [Run Cleaner] untuk segera memulai pembersihan.


2. Menggunakan CCleaner untuk Membersihkan Registry

Setelah uninstall aplikasi, dianjurkan untuk membersihkan registry dengan CCleaner. Pasalnya, banyak aplikasi yang masih meninggalkan sisa-sisa file setelah diuninstall.

File-file tersebut biasanya tidak terpakai, tidak penting, dan tidak lebih dari sekedar file sampah.

Caranya, klik menu Registry, lalu klik tombol [Scan for Issues] untuk memeriksa kondisi registry. Tunggu sampai hasil pemeriksaan muncul.

ccleaner pembersih registry

Setelah itu, klik tombol [Fix selected issues...].

ccleaner memperbaiki registry

Akan muncul pertanyaan apakah pengguna ingin membackup registry sebelum melakukan pembersihan. Klik [Yes].

ccleaner backup registry

Klik tombol [Save] pada kotak dialog Save As yang muncul untuk menyimpan file backup registry.

ccleaner menyimpan backup registry

Klik [Fix All Selected Issues] untuk menjalankan perbaikan registry, lalu klik [Close] setelah perbaikan selesai.

ccleaner memulai perbaikan registry


3. Menggunakan CCleaner untuk Mencari File Duplikat, Mempercepat Startup Windows, Uninstall dan lain-lain

Di dalam menu Tools tersedia sejumlah fitur tambahan, antara lain:

1. Uninstall

Klik-kanan pada aplikasi yang akan diuninstall, lalu pilih opsi Uninstall dan ikuti prosedur uninstallasi berikutnya.

2. Startup Windows

Fungsinya untuk menonaktifkan dan menghapus program-program yang tidak perlu dari dalam Startup. Tujuannya agar program-program tersebut tidak dijalankan secara otomatis pada saat Windows booting. Manfaatnya untuk mempercepat proses startup Windows.

Caranya, klik-kanan pada item yang tidak dikehendaki, lalu pilih "Disable" untuk menonaktifkan atau "Delete" untuk menghapusnya.

3. Scheduled Tasks

Berisi task-task yang dijalankan otomatis pada saat-saat tertentu. Klik-kanan pada item yang tidak dikehendaki, lalu pilih "Disable" atau "Delete".

4. Context Menu

Berisi opsi-opsi yang muncul ketika kita mengklik-kanan file atau folder di Windows Explorer atau Desktop. Bagi yang menu klik-kanannya penuh sesak, gunakan fitur ini untuk membersihkan opsi-opsi yang tidak perlu.

5. Browser Plugins

Memuat kumpulan plugins yang terinstall di browser Internet Explorer, Firefox dan Google Chrome. Nonaktifkan atau hapus yang tidak diperlukan.

6. Disk Analyzer

Berfungsi untuk menganalisis komposisi file dalam sebuah drive. Caranya, centangi Drive yang ingin dianalisa, lalu klik [Analyze].

7. Duplicate Finder

Berfungsi untuk mencari dan menghapus file-file duplikat.

Caranya, atur parameternya terlebih dahulu dengan memberi atau menghilangkan tanda centang pada opsi-opsi yang tersedia.

duplicate finder pada ccleaner

Lalu, pilih lokasi pencariannya (bisa berupa Drive atau Folder). Untuk Drive, tinggal centangi yang diinginkan. Untuk folder, klik tombol [Add] dan kemudian klik [Browse] untuk memilih folder. Setelah selesai memilih folder, klik [Ok].

Setelah mengatur parameter dan menentukan lokasi pencarian, klik [Search] untuk memulai pencarian.

Begitu hasil pencarian muncul, silahkan centangi file-file yang hendak dihapus, lalu klik [Delete Selected].

hasil pencarian ccleaner

8. System Restore

Berfungsi untuk menghapus file system restore yang tersimpan.

9. Drive Wiper

Berfungsi untuk memastikan file-file yang sudah dihapus tidak bisa di-recover.

Caranya, pastikan yang terpilih di bagian Wipe adalah "Free Space Only". Lalu pilih metode penindihannya di bagian Security (makin kompleks metodenya, makin lama proses pembersihannya). Berikutnya, pilih Drive yang hendak dibersihkan dan kemudian klik [Wipe].

ccleaner menghapus file permanen


4. Cara Agar File Yang Dihapus CCleaner Tidak Bisa Di-recover

Drive Wiper ditujukan untuk file-file yang sudah dihapus, lalu bagaimana dengan file-file yang akan dihapus berikutnya?

Agar setiap file yang sudah dihapus tidak lagi bisa direcover, tidak perlu menjalankan Drive Wiper secara periodik. Aktifkan saja pilihan "Secure file deletion".

Caranya, buka menu "Options", pilih tab "Settings", lalu pilih "Secure file deletion" dan metode penindihannya (overwrite). Semakin kompleks metodenya, semakin sulit untuk merecover file yang sudah dihapus. Namun demikian, semakin lama pula proses penghapusan filenya.

settingan penghapusan file di ccleaner

Kemudian, centangi opsi "Wipe Alternate Data Streams" untuk membersihkan informasi ekstra yang tersimpan di sistem file berbasis NTFS dan opsi "Wipe Cluster Tips" untuk membersihkan potongan terakhir cluster (cluster tip).

Nah, demikianlah cara menggunakan CCleaner. Membersihkan junk file secara rutin dan menguninstall aplikasi yang tidak diperlukan dapat membantu agar laptop atau PC tidak menjadi lemot. Sebenarnya masih ada yang belum dibahas. Contohnya, fitur CCleaner seputar penghapusan cookies. Sengaja tidak diulas karena untuk membahasnya perlu penjelasan tersendiri mengenai cookie.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar