Baterai Ini Bisa Diisi Ulang Lebih dari 200.000 Kali

Meski secara tidak sengaja, para peneliti di AS berhasil menemukan cara agar baterai bisa diisi ulang ratusan ribu kali. Penemuan ini termasuk penemuan besar mengingat baterai masa kini rata-rata hanya bisa diisi ulang hingga maksimal 7000 kali.

Dalam baterai tersebut, para ilmuwan menggunakan gel elektrolit yang dikombinasikan dengan nanowire emas untuk menyimpan listrik. Hasilnya, setelah diuji coba selama 3 bulan, tidak diketemukan adanya tanda-tanda bahwa baterai itu akan kehilangan kapasitas sekalipun sudah di-charge 200.000 kali.

Teknologi nanowire memang sudah diterapkan dalam baterai smartphone sejak lama, namun kendalanya nanowire tersebut menjadi rapuh seiring waktu hingga pada akhirnya kehilangan tenaganya.

Dengan bantuan pelapis mangan oksida dan gel, masalah tersebut berhasil diatasi, dan menghasilkan sebuah inovasi baterai yang sanggup bertahan dalam jangka waktu yang sangat lama.



Bayangkan kalau baterai tersebut pada akhirnya benar-benar diproduksi secara massal. Sekali beli smartphone, kita mungkin tidak perlu lagi membeli baterai karena masalah baterai bocor dan semacamnya.

Selain smartphone, teknologi baterai ini juga bisa diterapkan untuk mobil, komputer, keperluan luar angkasa, perlengkapan elektronik rumah tangga, dan lain-lainnya.

Foto: Steve Zylius / UC Irvine
Sumber: Science Hook
(Diterbitkan tanggal 5 Mei 2016)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar